tanaman jeruk purut

Tanaman Jeruk Purut, Si Asam Penghambat Tifus

Masyarakat Indonesia nampaknya sudah begitu familiar dengan buah yang satu ini, karena tanaman ini sering dijadikan bahan penyedap rasa dalam masakan. Ya, tanaman yang dimaksud adalah jeruk purut. Jeruk perut merupakan tanaman yang memiliki banyak manfaat, baik dari bagian daunnya maupun buahnya. Dikenal juga sebagai “kaffir lime”, jeruk purut tergolong ke dalam jenis tanaman perdu. Tanaman ini memiliki bau harum yang khas dan sering ditanam orang di pekarangan rumah. Tanaman ini juga memiliki buah yang berbentuk bulat telur dan kulitnya hijau berkerut.

Tak hanya terkenal sebagai bumbu penyedap masakan dan penetral bau amis pada daging atau ikan, ternyata tanaman yang buahnya berasa asam ini juga memiliki khasiat sebagai bahan obat-obatan tradisional. Beberapa studi menunjukkan bahwa daun jeruk purut mengandung sabinena dan limonene yang dapat dimanfaatkan untuk aromaterapi dan obat sakit kepala. Selain itu, jeruk purut juga memiliki kemampuan untuk menghambat pertumbuhan bakteri penyebab demam tifoid atau sakit tifus. Perasan kulit jeruk purut dipercaya dapat menghambat pertumbuhan bakteri tersebut.

Selain itu, jeruk purut juga berpotensi sebagai penghasil minyak astiri. Minyak astiri merupakan minyak nabati yang menghasilkan aroma khas pada tanaman jeruk purut. Minyak yang dihasilkan oleh daun jeruk purut sering digunakan dalam industri makanan, minuman, farmasi, parfum, dan pewarna. Dalam industri pangan, minyak ini juga sering digunakan sebagai pemberi cita rasa dalam produk makanan atau minuman olahan.

Selengkapnya, baca di www.greeners.co