pengelolaan kekayaan hayati

Indonesia dianggap masih perlu belajar dari negara lain dalam menyukseskan pengelolaan kekayaan hayati melalui inovasi dan teknologi. Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Bambang Subiyanto, mengatakan, sejumlah negara di dunia seperti Inggris dan Taiwan telah sukses melakukan pengelolaan kekayaan hayati dengan cara yang tepat. ┬áMereka mampu memaksimalkan inovasi dan teknologi untuk menghasilkan sumber […]

biodiversitas indonesia

Sebagai salah satu negara mega biodiversitas di dunia, Indonesia masih memiliki banyak keanekaragaman hayati yang belum terkuak. Hanya saja, proses inventarisasi keanekaragaman hayati itu berjalan lamban akibat masih terkendala anggaran yang minim. Lambannya proses inventarisasi keanekaragaman hayati dapat memicu kekhawatiran adanya jenis-jenis keanekaragaman hayati yang punah sebelum sempat diidentifikasi. Pelaksana Tugas Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan […]

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) mendorong para peneliti maupun pemulia tanaman untuk mendaftarkan varietas baru tanaman hasil penelitian sebagai bentuk perlindungan hak kekayaan intelektual. Sri Rahayu, peneliti Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor-LIPI, menyatakan bahwa para peneliti dapat mendaftarkan setiap hasil varietas unggulan baru ke dalam Perlindungan Varietas Tanaman (PVT) yang ada di Kementerian Pertanian. […]

fasilitas pembibitan modern

Tahun ini Kebun Raya Bogor genap berusia dua abad. Guna meningkatkan kualitas Kebun Raya Bogor, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) berencana untuk menambah fasilitas baru berupa pembibitan modern pada kawasan tersebut. Bila tidak ada kendala, LIPI berencana untuk membangun fasilitas tersebut pada tahun 2018. Wakil Kepala LIPI, Bambang Subiyanto, menyatakan bahwa tujuan dari dibangunnya fasilitas […]

Keanekaragaman flora di Indonesia nampaknya mulai menghadapi ancaman. Hal tersebut ditandai dengan masuknya 12 pohon di Indonesia ke dalam kategori langka. Bahkan, 12 pohon tersebut sudah ditetapkan dalam buku Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (RSAK). Keduabelas pohon tersebut terbagi menjadi tiga prioritas, dan penetapan prioritas tersebut didasarkan pada empat kriteria, yakni kelangkaan, keterancamaan, nilai manfaat, […]